300 Ojol di Bogor Dapat Ganti Oli dan Cek Rem Gratis, Polisi Bantu Lapisan Ekonomi Bawah

— Paragraf 1 —

JABAR EKSPRES – Deretan sepeda motor milik pengemudi ojek online (ojol) terlihat memenuhi halaman Mapolresta Bogor Kota pada Rabu (11/3/2026) siang.

— Paragraf 2 —

Berdasarkan pantauan Jabar Ekspres, para pengemudi ojol sudah berdatangan sejak siang hari, bahkan sekitar satu jam sebelum layanan digelar pada pukul 14.00 WIB, untuk mengikuti kegiatan ganti oli dan pengecekan rem gratis yang diselenggarakan Polresta Bogor Kota.

— Paragraf 3 —

Babeh Yono (48), salah seorang pengemudi ojol yang telah 10 tahun bekerja sebagai driver Gojek di Kota Bogor, mengaku kegiatan tersebut sangat membantu para pengemudi yang menurutnya berada di lapisan ekonomi bawah.

— Paragraf 4 —

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi pengemudi ojol di Kota Bogor untuk menghemat pengeluaran, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

— Paragraf 5 —

“Terima kasih sekali buat Polresta Bogor Kota dan juga Polri. Kami ini masyarakat lapisan paling bawah yang benar-benar merasakan kondisi ekonomi sekarang, jadi ini berguna sekali untuk menghemat pendapatan kami,” kata Yono saat ditemui di lokasi.

— Paragraf 6 —

Pria yang tergabung dalam Komunitas Gojek Kumbang Bogor itu menjelaskan bahwa biaya perawatan kendaraan sering menjadi beban bagi pengemudi ojol, karena tidak jarang menelan biaya yang cukup besar, sedangkan motor merupakan alat utama untuk bekerja setiap hari.

— Paragraf 7 —

Program ganti oli dan kampas rem gratis ini pun dinilai sangat membantu, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Lebaran.

— Paragraf 8 —

“Ini sangat membantu sekali buat teman-teman ojol. Apalagi sekarang mau Lebaran, kebutuhan juga banyak, ada juga yang naik harganya bahkan. Jadi pendapatan kami dari jalanan bisa kami simpan untuk kebutuhan pokok hari lebaran,” ujarnya.

— Paragraf 9 —

Menurut Yono, sekitar 300 pengemudi ojol hadir dalam kegiatan tersebut, berasal dari berbagai aplikator ojek online di Kota Bogor.

— Paragraf 10 —

Informasi mengenai kegiatan ini diperoleh dari grup komunitas ojol yang kemudian disebarkan kepada anggota.

— Paragraf 11 —

“Jadi ketua komunitas di banyak komunitas ojol Kota Bogor itu yang share ke grup. Kalau ada yang berminat, langsung datang ke sini, cuma bawa KTP dan jaga-jaga STNK,” katanya.

— Paragraf 12 —

Hal serupa dirasakan Rizal Safei (35), pengemudi ojol asal Bogor Tengah yang telah menekuni profesinya selama tujuh tahun.

➡️ Baca Juga: 12 Pola Hidup Orang dengan IQ Tinggi yang Sering Terlewatkan oleh Kebanyakan Orang

➡️ Baca Juga: Indrak, Spesialis SEO, Ungkap Alasan Ditundanya Akses Medsos untuk Anak Dibawah 16 Tahun

Exit mobile version