Pola modern pendekatan analisa terarah slot

Metode premium slot online untuk hasil stabil

Strategi terarah slot online untuk hasil optimal

Analisa kinerja pola modern slot online

Teknik unggulan analisa pola harian slot

Strategi rahasia slot online untuk performa optimal

Strategi maksimal analisa terkini slot online

Teknik unggulan slot online untuk kinerja

slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Pembukaan KTM dan Gombong Culture Festival: Benteng Van Der Wijck Siap Jadi Ikon Pariwisata dan Ekonomi Kebumen

Pembukaan Kebumen Travel Mart (KTM) dan Gombong Culture Festival menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kebumen, terutama dengan kehadiran Benteng Van Der Wijck yang kini menjadi sorotan utama. Benteng ini tidak hanya memiliki nilai sejarah yang tinggi, tetapi juga berpotensi menjadi pusat kegiatan budaya dan pariwisata. Dalam acara yang dihadiri oleh Menteri Koperasi, Ferry Juliantoro, dan berbagai tokoh penting lainnya, terungkap komitmen untuk mengangkat Benteng Van Der Wijck sebagai ikon baru pariwisata dan ekonomi di Kebumen.

Potensi Benteng Van Der Wijck sebagai Pusat Budaya

Menteri Koperasi, Ferry Juliantoro, mengungkapkan niatnya untuk mengajak Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, mengunjungi Benteng Van Der Wijck. Kunjungan ini diharapkan dapat membawa perhatian lebih terhadap benteng yang dibangun pada tahun 1884 ini. Dengan struktur bangunan yang masih kokoh, benteng ini memiliki potensi untuk dijadikan pusat kegiatan budaya, pariwisata, dan pendidikan yang akan menguntungkan masyarakat setempat.

Ferry menekankan bahwa jika benteng ini dijadikan sebagai pusat kegiatan, dampaknya akan sangat positif bagi perekonomian daerah. Kehadiran pariwisata dapat mendorong perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kebumen. Wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara, diharapkan akan berkunjung dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal.

Kebumen Travel Mart dan Gombong Culture Festival

Acara KTM dan Gombong Culture Festival, yang berlangsung hingga 29 Agustus, berhasil menarik perhatian banyak pihak. Selain Menteri Koperasi, acara ini juga dihadiri oleh Pangdam IV Diponegoro, Mayjen Achiruddin, dan Bupati Kebumen, Lilis Suryani. Berbagai buyer dari Malaysia dan seller dari berbagai kota di Indonesia turut hadir, menciptakan kesempatan besar untuk kolaborasi dan pertukaran budaya.

Acara dibuka dengan pertunjukan kesenian dari Gombong-Kebumen yang meriah, disertai kirab budaya yang diikuti oleh ratusan peserta. Atmosfer perayaan semakin terasa dengan hadirnya stand-stand yang menawarkan berbagai produk lokal dan sponsor yang mendukung acara ini, termasuk dari Grup Artha Graha dan PLN.

Stand dan Hiburan yang Menarik

Di sekitar Benteng Van Der Wijck, berbagai stand berjejer rapi, menawarkan produk-produk lokal dan informasi tentang pariwisata Kebumen. Kehadiran tenda-tenda ini membuat suasana semakin meriah dan menarik perhatian publik untuk berpartisipasi. Beberapa sponsor juga menampilkan inovasi dan layanan mereka, seperti aplikasi Qoin dari Grup Artha Graha dan berbagai produk dari PLN dan Badan Pangan Nasional.

  • Stand produk lokal yang beragam
  • Pertunjukan kesenian yang memukau
  • Keterlibatan berbagai pihak dari luar daerah
  • Inovasi teknologi dalam promosi pariwisata
  • Pameran budaya yang mengedukasi pengunjung

Perbandingan dengan Gedung Sejarah Lain

Menteri Koperasi Ferry Juliantoro juga membandingkan Benteng Van Der Wijck dengan gedung bersejarah di Tasikmalaya, tempat diadakannya Kongres Koperasi Pertama di Indonesia. Ia menegaskan betapa pentingnya melindungi dan mengembangkan warisan budaya, dan menganggap Benteng Van Der Wijck memiliki nilai yang lebih baik dari sisi struktur bangunan. Ini menjadi momen penting untuk mengajak Menteri Kebudayaan berkunjung dan memberikan perhatian lebih pada destinasi ini.

Sejarah Koperasi di Kebumen

Ferry juga menyoroti peran penting Kabupaten Kebumen dalam sejarah koperasi di Indonesia. Koperasi pertama di Indonesia didirikan di Kebumen pada 16 Desember 1886 oleh Raden Aria Wiraatmadja, dengan tujuan untuk membantu pegawai negeri dan masyarakat lokal dari jeratan bunga tinggi rentenir. Ini menunjukkan bahwa Kebumen telah lama menjadi pionir dalam pengembangan ekonomi berbasis kerjasama.

Pengembangan UMKM Melalui Koperasi

Dalam konteks pembangunan ekonomi, Ferry mendorong pembentukan organisasi IWAKK WALLET-EMAS yang akan mendukung UMKM agar dapat berkembang dan bahkan melakukan ekspor ke luar negeri. Dengan dukungan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kebumen bisa mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pasar global.

Ferry juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan koperasi ini dengan menyumbangkan dana sebesar Rp100 juta sebagai langkah awal. Hal ini menunjukkan keseriusannya dalam membantu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menambah rasa cinta istrinya yang berasal dari Kebumen.

Sinergi Kegiatan KTM dan Gombong Culture Festival

Penyelenggaraan KTM dan Gombong Culture Festival 2026 ini sejalan dengan program Kementerian Koperasi untuk meningkatkan usaha koperasi dan UMKM, serta mempromosikan pariwisata dan kegiatan kreatif. Dengan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan acara ini dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan ekonomi masyarakat Kebumen.

Identitas Kebumen dalam Sejarah

Ferry menegaskan bahwa Kebumen memiliki kekayaan sejarah yang perlu dipromosikan. Ia menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto adalah putra Kebumen, karena ayahnya lahir di daerah ini. Ini menambah kebanggaan bagi masyarakat Kebumen dan memberikan alasan lebih bagi mereka untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan budaya serta sejarah yang ada.

Pentingnya Dukungan dari Semua Pihak

Ketua Panitia KTM dan Gombong Culture Festival, Wahid Supriyadi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pelaksanaan acara ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Gagasan awal untuk mengadakan event besar ini muncul sebagai upaya untuk mengangkat potensi Kebumen sebagai destinasi wisata yang menarik.

Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, diharapkan Benteng Van Der Wijck akan menjadi ikon pariwisata dan ekonomi Kebumen yang tidak hanya memberikan manfaat bagi daerah tetapi juga mengangkat nama Indonesia di kancah internasional.

➡️ Baca Juga: Mulai Cair, BOS Madrasah Dapat Digunakan untuk Membayar Honor Guru Non ASN Swasta

➡️ Baca Juga: Atlet Wushu Jambi Sukses Raih Dua Medali Perak di Kejuaraan Dunia Junior 2026

Related Articles

Back to top button