Jakarta menjadi saksi pada hari Kamis, tanggal 12 Maret 2026, ketika suasana Ramadan dipenuhi dengan kehidupan dan energi saat Bazar Ramadan Ditjenpas diadakan di halaman kantor Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Bazar tersebut menyajikan berbagai produk yang diciptakan oleh warga binaan, termasuk kerajinan tangan dan makanan olahan, yang sukses menarik perhatian pengunjung dan pembeli.
Peran Bazar Ramadan Ditjenpas
Bazar ini memanfaatkan momen Ramadan untuk menampilkan hasil karya warga binaan yang berkompetisi di pasar. Mashudi, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, menekankan bahwa melalui proses pembinaan di penjara, warga binaan dapat menciptakan produk berkualitas dengan nilai jual yang tinggi.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dan sekaligus menjadi upaya untuk menghidupkan semangat bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Bukan hanya sebagai etalase produk dari warga binaan, bazar ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan dan karya yang dihasilkan.
Harapan dari Kegiatan Bazar
Mashudi berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan berkah bagi banyak pihak, terutama selama bulan Ramadan. Dia percaya bahwa kegiatan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dengan harga terjangkau, tetapi juga dapat mendorong roda perekonomian.
Komentar dari Ketua Panitia Penyelenggara
Adhayani Lubis, Ketua Panitia Penyelenggara, menambahkan bahwa tujuan kegiatan ini juga untuk menciptakan suasana kebersamaan selama Ramadan di lingkungan Ditjenpas. Dia berharap untuk membuat Ramadan lebih meriah di Ditjenpas dan memperkenalkan berbagai produk hasil karya warga binaan.
Produk yang Ditampilkan di Bazar
Selain menampilkan produk hasil karya warga binaan, bazar ini juga menampilkan berbagai produk lain seperti hasil dari usaha mikro kecil menengah (UMKM), produk pangan dari Perum Bulog, berbagai jenis daging segar, dan kerajinan yang diproduksi oleh Dharma Wanita Persatuan.
- Hasil karya warga binaan
- Produk dari UMKM
- Produk pangan dari Perum Bulog
- Daging segar
- Kerajinan dari Dharma Wanita Persatuan
Potensi Dampak Bazar
Bazar ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau selama Ramadan, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat luas serta membuka peluang nilai ekonomi dari produk-produk tersebut.
➡️ Baca Juga: Komisi XII DPR RI Diskusikan Panja Listrik di Provinsi Lampung: Rincian Pembahasan
➡️ Baca Juga: Nicolas Anelka Bandingkan Lamine Yamal dengan Kylian Mbappe dalam Dunia Sepak Bola
