— Paragraf 1 —
TEHERAN – Menteri Olahraga, Ahmad Donyamali, pada hari Rabu (11/3) memastikan, Iran tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 setelah Amerika Serikat membunuh pemimpin mereka, Ayatollah Ali Khamenei.
— Paragraf 2 —
“Mengingat rezim korup ini (AS) telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia ,” kata menteri tersebut kepada televisi pemerintah.
— Paragraf 3 —
Dari The Guardian, komentar Donyamali muncul setelah presiden FIFA, Gianni Infantino , melaporkan bahwa Donald Trump mengatakan Iran “dipersilakan” untuk bermain di Piala Dunia mendatang, meskipun perang di Timur Tengah masih berlangsung.
— Paragraf 4 —
Infantino mengatakan bahwa selama pertemuan dengan Trump untuk membahas persiapan kompetisi, “kami juga berbicara tentang situasi terkini di Iran”.
— Paragraf 5 —
Infantino menulis di Instagram: “Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat.”
— Paragraf 6 —
Para pejabat Iran baru-baru ini mengisyaratkan bahwa partisipasi negara itu diragukan karena perang, dan pekan lalu Trump mengatakan “Saya benar-benar tidak peduli” apakah Iran ikut serta dalam turnamen 48 negara yang diselenggarakan bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko.
— Paragraf 7 —
Iran dijadwalkan memainkan pertandingan grup melawan Selandia Baru dan Belgia di Inglewood, California, dan Mesir di Seattle. Jika AS dan Iran finis di posisi kedua di grup masing-masing, mereka akan bertemu pada 3 Juli di Dallas.
— Paragraf 8 —
Infantino memiliki hubungan dekat dengan presiden AS, yang pada bulan Desember dianugerahi penghargaan perdamaian perdana FIFA . “Kita semua membutuhkan acara seperti Piala Dunia FIFA untuk menyatukan orang-orang sekarang lebih dari sebelumnya,” kata Infantino, menambahkan bahwa ia berterima kasih kepada Trump “atas dukungannya”.
— Paragraf 9 —
Pekan ini, kepala operasional Piala Dunia FIFA, Heimo Schirgi, mengatakan turnamen tersebut “terlalu besar” untuk ditunda karena gejolak global yang disebabkan oleh perang AS dan Israel melawan Iran. “Kami berharap semua tim yang lolos kualifikasi dapat berpartisipasi,” kata Schirgi.
— Paragraf 10 —
Jika AS menolak menjadi tuan rumah bagi tim Iran, negara itu berisiko dicopot sebagai tuan rumah Piala Dunia oleh FIFA. Itulah yang terjadi pada Indonesia tiga tahun lalu ketika negara itu menolak menyambut Israel untuk Piala Dunia U-20 putra delapan bulan setelah tim Israel lolos kualifikasi. FIFA mencopot Indonesia beberapa minggu sebelum pertandingan pertama yang dijadwalkan dan memindahkan turnamen tersebut ke Argentina.
➡️ Baca Juga: Panduan Lengkap Biaya Mudik dengan Mobil: Komponen-Komponen Penting untuk Menghindari Lubang di Kantong Anda
➡️ Baca Juga: Harga HP Masih Berpotensi Naik 2026, Ini Biang Keroknya!