pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

pa-wonogiri.go.id

slot depo 10k slot depo 10k
Pendidikan

Media Experience: Siswa SMKN 1 Talang Padang Eksplorasi ‘Dapur’ Metro TV dengan Antusias

Jakarta – Siswa dari SMK 1 Talang Padang, yang terletak di Tanggamus, Lampung, baru-baru ini berkesempatan untuk mengikuti program Media Experience yang diadakan oleh Metro TV. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif kunjungan industri yang dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia kerja kepada para siswa, khususnya dalam bidang media visual. Melalui program ini, siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman langsung yang berkaitan dengan videografi, fotografi, produksi konten, dan jurnalistik.

Tujuan Program Media Experience

Program Media Experience yang diselenggarakan oleh Metro TV dan diikuti oleh SMKN 1 Talang Padang bertujuan untuk memperkenalkan siswa kepada lingkungan kerja dalam industri media. Muhammad Mufid, pengajar mata pelajaran Desain Komunikasi Visual (DKV) di SMK tersebut, menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting agar siswa dapat memahami dunia kerja yang sebenarnya. “Kami ingin anak-anak mengetahui bagaimana dunia kerja di bidang visual media. Dengan demikian, ketika mereka lulus, mereka akan memiliki gambaran yang jelas dan dapat lebih mudah beradaptasi dengan pekerjaan sesuai jurusannya,” ungkap Mufid di Komplek Media Group Jakarta, pada tanggal 11 September 2026.

Melalui kegiatan ini, siswa dapat melihat langsung berbagai proses yang terjadi dalam produksi media. Mereka juga diajak untuk memahami bagaimana keterampilan yang mereka pelajari di bangku sekolah diaplikasikan dalam konteks profesional.

Antusiasme Siswa dalam Menjelajahi Industri Media

Peserta kegiatan ini terdiri dari sekitar 80 siswa kelas XI jurusan DKV yang dengan penuh semangat mengikuti setiap rangkaian acara. Selain diajak berkeliling ke berbagai ruangan dan fasilitas yang ada di Media Group, siswa juga memperoleh penjelasan tentang aktivitas sehari-hari di industri media. Antusiasme mereka sangat terlihat ketika mengamati berbagai profesi yang ada serta berbagai aktivitas yang berlangsung selama kunjungan.

Salah satu siswa bernama Dirgan Nusantara mengungkapkan rasa senangnya mengikuti kegiatan ini. Ia merasa mendapatkan banyak pengalaman baru dan tertarik dengan beragam aktivitas yang dilakukan oleh karyawan Metro TV. “Kegiatan ini sangat seru dan memberikan saya wawasan baru tentang dunia kerja,” ujarnya.

Kesempatan untuk Menyaksikan Proses Kerja Media

Program Media Experience ini memberikan kesempatan yang berharga bagi siswa untuk melihat secara langsung bagaimana suasana kerja di industri media. Banyak dari mereka yang terkesan dengan lingkungan kerja yang dinamis dan keramahan para karyawan yang bersedia menjelaskan berbagai fasilitas serta teknis pekerjaan yang ada di tempat tersebut.

Mutiara Addini, seorang siswi dari kelas XI DKV 1, menyatakan bahwa hal paling menarik baginya adalah keunikan di setiap ruangan serta aktivitas yang berbeda-beda. “Fasilitas yang ada di sini sangat menarik dan belum pernah saya lihat sebelumnya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Pengalaman ini membawa siswa lebih dekat dengan pemahaman bahwa industri media memiliki banyak bidang yang dapat mereka eksplorasi. Hal ini sekaligus menumbuhkan keinginan pada mereka untuk suatu saat dapat berkontribusi di lingkungan Media Group.

Menyikapi Arus Informasi di Era Digital

Selain mengenal dunia kerja, kegiatan Media Experience juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami perkembangan industri media di era digital saat ini. Generasi Z, yang merupakan kelompok usia siswa saat ini, memiliki cara konsumsi informasi yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya. Mereka tidak hanya mengandalkan televisi, tetapi juga aktif di berbagai platform media sosial seperti TikTok dan platform digital lainnya.

Namun, derasnya arus informasi ini juga menghadirkan tantangan tersendiri. Mutiara menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menerima informasi, “Tidak semua informasi yang beredar di media sosial bisa dipercaya. Kita harus lebih selektif dan kritis,” ujarnya.

Dirgan dan Mutiara sepakat bahwa meskipun media sosial memiliki dampak positif dalam hal kecepatan penyebaran informasi, tetap diperlukan verifikasi untuk memastikan akurasi informasi yang diterima. Mereka menyarankan agar informasi yang diperoleh melalui media sosial selalu dicek kebenarannya dengan sumber resmi seperti siaran televisi atau platform berita terpercaya.

Harapan dan Kerjasama antara Sekolah dan Industri

Dari perspektif sekolah, program Media Experience ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Salah satu harapannya adalah terciptanya kerja sama yang lebih erat antara sekolah dan industri melalui perjanjian resmi, seperti Memorandum of Understanding (MoU). Hal ini diharapkan mampu mendukung penyerapan lulusan ke dunia kerja yang lebih efektif.

Di samping itu, sekolah juga berharap para siswa dapat memperoleh peluang untuk melakukan magang dan mendapatkan pengalaman kerja langsung di industri media. Kegiatan ini diharapkan bisa memotivasi siswa agar lebih termotivasi untuk bekerja di Media Group serta meningkatkan wawasan mereka mengenai berbagai peluang karier yang ada.

Program Media Experience Metro TV bukan hanya sekadar kunjungan biasa, tetapi merupakan jembatan antara teori yang dipelajari di sekolah dengan realitas yang ada di dunia kerja. Melalui pengalaman ini, siswa dapat memperoleh pengetahuan baru, memahami keterampilan yang dibutuhkan, serta memetakan peluang karier yang ingin mereka kejar di masa depan.

Dengan semua manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini, siswa SMKN 1 Talang Padang diharapkan dapat lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja yang sebenarnya, sekaligus memiliki visi yang jelas tentang langkah-langkah yang harus mereka ambil untuk mencapai cita-cita mereka. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah awal yang penting dalam perjalanan mereka menuju sukses di industri media.

➡️ Baca Juga: Pemkot Bandung Tetapkan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen dari APBD

➡️ Baca Juga: BUMN Harus Tingkatkan Hilirisasi dan Rantai Pasok Industri, Kata Menperin

Related Articles

Back to top button