QS WUR 2027 Telah Dirilis, Temukan 20 Universitas Terbaik di Indonesia Sekarang

Jakarta – Lembaga pemeringkatan perguruan tinggi internasional, Quacquarelli Symonds (QS), baru saja merilis daftar QS World University Rankings (WUR) 2027. Dalam edisi terbaru ini, universitas-universitas di Indonesia menunjukkan prestasi yang membanggakan dan semakin kompetitif di kancah global. Berdasarkan informasi dari @kemdiktisaintek.ri, sebanyak 20 universitas Indonesia berhasil masuk dalam daftar pemeringkatan ini, yang mencerminkan peningkatan daya saing pendidikan tinggi di tanah air. “Pencapaian ini merupakan bagian dari upaya kolektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul serta berdaya saing,” ungkap akun Instagram tersebut pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Metodologi Penilaian QS WUR 2027
QS WUR 2027 melakukan analisis menyeluruh terhadap lebih dari 1.500 universitas yang tersebar di 106 sistem pendidikan tinggi. Penilaian ini didasarkan pada metodologi yang komprehensif dan melibatkan beberapa aspek penting yang menjadi indikator penilaian. Berikut adalah lima aspek utama yang menjadi dasar pemeringkatan:
1. Riset dan Penemuan (Research and Discovery)
Aspek ini memiliki bobot terbesar dalam penilaian dengan persentase 50%. Terdapat dua indikator utama yang diukur:
- Reputasi Akademik (30%): Survei global yang melibatkan puluhan ribu akademisi untuk menilai kualitas pengajaran dan penelitian di masing-masing universitas.
- Kutipan per Fakultas (20%): Mengukur dampak penelitian dengan melihat seberapa sering karya ilmiah dari universitas disitasi, menggunakan data dari Elsevier Scopus.
2. Kualitas Lulusan dan Hasil (Employability and Outcomes)
Dengan bobot 20%, aspek ini terdiri dari dua indikator penting:
- Reputasi Pemberi Kerja (15%): Penilaian dari perusahaan-perusahaan global mengenai universitas mana yang menghasilkan lulusan berkualitas dan siap kerja.
- Hasil Pekerjaan (5%): Mengukur tingkat keberhasilan lulusan dalam mendapatkan pekerjaan serta prestasi karier alumni.
3. Keterlibatan Global (Global Engagement)
Aspek ini memiliki bobot 15% dan mencakup tiga indikator:
- Rasio Dosen Internasional (5%): Mengukur jumlah dosen atau staf pengajar asing di universitas.
- Rasio Mahasiswa Internasional (5%): Mengukur jumlah mahasiswa internasional yang belajar di universitas tersebut.
- Jaringan Riset Internasional (5%): Menilai seberapa luas kolaborasi penelitian internasional yang dilakukan oleh universitas.
4. Pengalaman Belajar (Learning Experience)
Aspek ini memiliki bobot 10% dan dinilai berdasarkan:
- Rasio Dosen-Mahasiswa (10%): Mengukur perbandingan jumlah dosen dengan mahasiswa untuk menilai efektivitas lingkungan belajar di kampus.
5. Keberlanjutan (Sustainability)
Aspek terakhir ini memiliki bobot 5% dan mengukur komitmen universitas terhadap dampak lingkungan dan tata kelola sosial yang berkelanjutan.
Daftar 20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Berikut adalah daftar 20 universitas terbaik di Indonesia berdasarkan pemeringkatan QS WUR 2027:
- Universitas Indonesia: 191
- Universitas Gadjah Mada: 206
- Universitas Airlangga: 276
- Institut Teknologi Bandung: 287
- Institut Pertanian Bogor: 419
- Universitas Padjadjaran: 496
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember: 497
- Universitas Brawijaya: 616
- Universitas Diponegoro: 662
- Universitas Hasanuddin: 851-900
- Binus University: 901-950
- Universitas Sebelas Maret: 951-1000
- Universitas Sumatera Utara: 1001-1200
- Telkom University: 1201-1400
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta: 1201-1400
- Universitas Andalas: 1401+
- Universitas Negeri Padang: 1401+
- Universitas Negeri Yogyakarta: 1401+
- Universitas Pendidikan Indonesia: 1401+
- Universitas Trisakti: 1401+
Pencapaian ini bukan hanya menunjukkan kualitas akademik, tetapi juga dedikasi universitas-universitas di Indonesia dalam menghadapi tantangan global. Dengan adanya pemeringkatan ini, diharapkan akan semakin banyak inovasi dan perbaikan dalam sistem pendidikan tinggi di Indonesia, sehingga dapat mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar global.
➡️ Baca Juga: Mengoptimalkan Keterampilan Bermain Ganda Badminton untuk Kekompakan dan Konsistensi yang Lebih Baik
➡️ Baca Juga: Retribusi Sampah Tidak Mencapai Target yang Diharapkan – Video Penjelasan




