Tangsel Teruskan Program Bedah Rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah dan Penyandang Disabilitas

Di tengah tantangan perumahan yang dihadapi oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan penyandang disabilitas, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen untuk melanjutkan dan meningkatkan Program Bedah Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH). Langkah ini bertujuan untuk memberikan akses terhadap hunian yang lebih layak dan sehat bagi mereka yang membutuhkan. Dengan adanya program bedah rumah, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat secara signifikan.
Komitmen Pemkot Tangsel dalam Program Bedah Rumah
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, pada acara di Tangerang, mengungkapkan bahwa program bedah rumah adalah salah satu inisiatif strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat. Dengan fokus pada masyarakat berpenghasilan rendah, program ini tidak hanya berfungsi untuk memperbaiki struktur fisik rumah, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi penghuninya.
Target dan Pencapaian Program Bedah Rumah
Pada tahun 2026, program ini menargetkan perbaikan sebanyak 329 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di tujuh kecamatan. Menurut Wali Kota Benyamin, semua target tersebut telah berhasil diselesaikan. Pencapaian ini menunjukkan keseriusan Pemkot dalam menangani masalah perumahan yang dihadapi oleh masyarakat.
Keberlanjutan Program Bedah Rumah
Komitmen Pemkot Tangsel untuk program bedah rumah tidak berhenti di sini. Wali Kota Benyamin mengungkapkan harapan agar intervensi perbaikan rumah tidak layak huni dapat dilanjutkan secara berkelanjutan. “Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk memastikan bahwa setiap rumah yang tidak layak huni mendapat perhatian dan perbaikan yang diperlukan,” ujarnya.
Manfaat Program untuk Masyarakat
Lebih dari sekadar memperbaiki rumah, program bedah rumah bertujuan untuk memberikan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan sehat bagi masyarakat. Dengan perbaikan yang dilakukan, diharapkan setiap keluarga dapat menikmati hunian yang sesuai dengan standar kesehatan dan keamanan.
Harapan untuk Penerima Manfaat
Benyamin menekankan pentingnya peningkatan jumlah penerima manfaat dari program ini. “Kami berharap ke depannya semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari program bedah rumah ini,” katanya. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkot Tangsel terus berupaya untuk menjangkau lebih banyak individu yang membutuhkan.
Prioritas Program Bedah Rumah
Program RUTLH ini memberikan prioritas kepada masyarakat berpenghasilan rendah, individu miskin, serta penyandang disabilitas yang tidak dapat bekerja. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Peraturan Wali Kota mengenai Pedoman Pelaksanaan Perbaikan RUTLH. Dengan demikian, setiap bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan berdampak positif.
Bantuan yang Diberikan
Setiap rumah yang menjadi penerima program bedah rumah akan mendapatkan bantuan senilai Rp75 juta. Bantuan ini tidak diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan berupa bahan bangunan dan jasa tenaga kerja yang diperlukan untuk perbaikan. Dengan pendekatan ini, Pemkot memastikan bahwa bantuan digunakan secara efektif dan efisien.
Realisasi Program Tahun 2026
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Tangerang Selatan, Aries Kurniawan, menyatakan bahwa seluruh rumah yang menjadi target perbaikan tahun ini telah selesai dikerjakan. Program perbaikan RUTLH tahun ini mencakup tujuh kecamatan di Kota Tangerang Selatan.
Distribusi Program Bedah Rumah per Kecamatan
Dalam pelaksanaan program ini, alokasi perbaikan rumah terbagi di beberapa kecamatan dengan rincian sebagai berikut:
- Kecamatan Pondok Aren: 77 unit
- Kecamatan Serpong: 56 unit
- Kecamatan Ciputat: 49 unit
- Kecamatan Pamulang: 40 unit
- Kecamatan Serpong Utara: 38 unit
- Kecamatan Ciputat Timur: 37 unit
- Kecamatan Setu: 32 unit
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Dengan selesainya seluruh target perbaikan, diharapkan program bedah rumah ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang menerima bantuan. Peningkatan kualitas hunian diharapkan berdampak pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan, serta menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Capaian Program Bedah Rumah hingga 2026
Sejak dimulainya program ini, hingga tahun 2026, Pemkot Tangsel diperkirakan telah berhasil memperbaiki sekitar 2.800 rumah melalui Program Bedah RUTLH. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang berada dalam kondisi rentan.
Dengan segala langkah dan upaya yang dilakukan, Pemkot Tangerang Selatan menunjukkan bahwa mereka berkomitmen untuk memberikan solusi nyata bagi permasalahan perumahan. Program bedah rumah ini bukan hanya memberikan perbaikan fisik, tetapi juga harapan untuk kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan penyandang disabilitas.
➡️ Baca Juga: Hybrid AI Advantage, Standar Baru Kecerdasan Buatan
➡️ Baca Juga: Elryan Carlen Resmi Melaporkan Eza Gionino ke Polisi Karena Kasus Penganiayaan



