Usaha Parcel Rumahan di Bogor Kebanjiran Pesanan Jelang Idul Fitri 1447 H

— Paragraf 1 —
JABAR EKSPRES – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pesanan parcel lebaran milik pasangan suami istri, Rizky dan Nur Aida, meningkat signifikan.
— Paragraf 2 —
Dalam beberapa hari terakhir, ratusan hampers dan puluhan parcel telah dipesan pelanggan dari berbagai wilayah di Bogor.
— Paragraf 3 —
Nur Aida mengatakan, tahun ini jumlah pesanan jauh lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, ia bersama suaminya tengah menyelesaikan ratusan pesanan yang masih dalam proses produksi.
— Paragraf 4 —
“Untuk tahun ini Alhamdulillah pesanan meningkat, ini kita lagi ngerjain pesanan hampers baru masuk 135 pcs dan parcel lebaran sekitar 30 pcs,” ujar Nur Aida, Rabu (11/3).
— Paragraf 5 —
Usaha parcel ini telah dijalankan pasangan tersebut selama tiga tahun. Awalnya, Aida hanya membuat parcel sederhana untuk keluarga setelah menikah. Namun, unggahan hasil karyanya di media sosial menarik perhatian banyak orang, hingga akhirnya mereka membuka pre-order.
— Paragraf 6 —
“Awalnya itu setelah nikah, iseng bikin parcel buat mertua sama orang tua. Setelah diposting di media sosial ternyata ada customer yang nanyain dan akhirnya kita buka pre order,” jelasnya.
— Paragraf 7 —
Sebelum menjalankan usaha parcel, Aida lebih dulu membuat buket hadiah sejak 2020. Hobi membuat hadiah untuk teman ulang tahun perlahan berubah menjadi peluang usaha setelah banyak teman menanyakan tempat pemesanan.
— Paragraf 8 —
“Awalnya dari buket karena memang hobi. Sering kasih gift buat teman ulang tahun, ternyata ada yang nanya pesan di mana. Dari situ mulai berkembang,” katanya.
— Paragraf 9 —
Untuk parcel lebaran, Aida mematok harga mulai dari Rp80 ribu hingga Rp250 ribu per paket. Ia juga melayani permintaan khusus dari pelanggan, meskipun tingkat kesulitannya terkadang lebih tinggi.
— Paragraf 10 —
“Sebetulnya tidak terlalu sulit, cuma kalau ada request customer bawa barang sendiri itu memang agak lebih sulit karena harus menyesuaikan lagi,” ujarnya.
— Paragraf 11 —
Dalam proses pengerjaan, satu parcel biasanya selesai sekitar satu jam, mulai dari menyusun isi hingga tahap finishing.
— Paragraf 12 —
“Kalau untuk satu parcel kisaran satu jam dari awal ngerangkai sampai finishing,” kata Aida.
— Paragraf 13 —
Melalui promosi di media sosial, pesanan datang dari berbagai wilayah di Bogor, seperti Ciomas, Sentul, hingga Pamijahan.
➡️ Baca Juga: Kebijakan Baru: Akun Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun Dinonaktifkan Mulai 28 Maret 2026
➡️ Baca Juga: Lazio vs Sassuolo: Gol Telat Biancocelisti Tundukkan Jay Idzes dan kawan-kawan
