Calon Gubernur BI Siap Tingkatkan Pengawasan Lalu Lintas Devisa Secara Efektif

Jakarta – Pengawasan lalu lintas devisa menjadi perhatian utama calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti jika terpilih dalam posisi tersebut. Destry menegaskan pentingnya peningkatan monitoring Lalu Lintas Devisa (LLD) secara lebih mendetail untuk mencegah praktik under-invoicing yang masih marak terjadi di industri.
Pentingnya Monitoring Lalu Lintas Devisa
Pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap lalu lintas devisa tidak bisa diabaikan. Destry menjelaskan bahwa langkah ini akan dilakukan melalui refocusing dan revitalisasi kebijakan pengawasan devisa, dengan fokus khusus pada pemanfaatan teknologi digital dan supervisi berbasis teknologi atau supervisory technology (suptech).
Mandat Undang-Undang dan Tugas BI
“Dalam Undang-Undang yang ada, terdapat mandat jelas bagi kami untuk memonitor LLD. Ini menjadi prioritas yang harus kami tingkatkan,” ungkap Destry dalam sesi uji kelayakan dan kepatutan di Jakarta. Dia menambahkan bahwa monitoring yang dilakukan selama ini masih bersifat parsial, sehingga perlu ada upaya lebih untuk memperkuat sistem yang ada.
Kolaborasi dengan Danantara Sumberdaya Indonesia
Dalam wawancara yang berlangsung, Destry memaparkan bahwa penguatan monitoring LLD juga akan mendukung peran Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Kerjasama ini penting, karena BI akan melakukan cross-check dengan data ekspor yang dikumpulkan oleh DSI, memungkinkan pemantauan yang lebih komprehensif terhadap lalu lintas devisa.
Proses Pengumpulan Data yang Efektif
“DSI akan mengumpulkan data terkait, dan kami akan melakukan proses cross-check,” jelas Destry. Dia menambahkan bahwa perlu adanya koordinasi berkelanjutan antara BI dan DSI, mengingat data yang diperlukan untuk monitoring lalu lintas devisa melibatkan banyak pihak dan harus saling melengkapi untuk keakuratan yang lebih baik.
Data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
Destry juga mencatat bahwa data ekspor-impor tersedia melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), yang menerbitkan dokumen pemberitahuan pabean ekspor (PPE). Namun, data tersebut perlu disesuaikan dengan informasi mengenai pembayaran yang diterima oleh BI untuk memastikan bahwa pembayaran tersebut sesuai dengan transaksi ekspor yang tercatat.
Pencocokan Data Melalui SiMoDIS
Proses pencocokan data ini akan diperkuat melalui sistem yang sudah ada, yaitu SiMoDIS (Sistem Informasi Monitoring Devisa Terintegrasi Seketika), yang digunakan BI bersama Bea Cukai. Destry menjelaskan, optimalisasi SiMoDIS sangat penting, terutama karena nilai dalam dokumen PPE bisa berubah selama proses transaksi, yang bisa disebabkan oleh fluktuasi nilai tukar atau perubahan kualitas barang.
- Memastikan kesesuaian antara LLD dan PPE yang final.
- Meningkatkan akurasi data melalui teknologi digital.
- Memperkuat kerjasama dengan berbagai pihak terkait.
- Melakukan cross-check data untuk keakuratan laporan.
- Memanfaatkan teknologi untuk pengawasan yang lebih efektif.
Profil Destry Damayanti
Destry Damayanti, yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI, adalah calon tunggal Gubernur BI yang diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Surat Presiden (Surpres) kepada DPR RI. Destry mengambil alih posisi ini setelah pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatannya sebagai Gubernur BI secara sukarela pada 25 Juli 2026.
Proses Uji Kelayakan dan Kepatutan
Pada hari yang sama, Komisi XI DPR juga melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan untuk calon Deputi Gubernur Senior BI, Aida S. Budiman. Uji kelayakan untuk calon Deputi Gubernur BI dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8), di mana terdapat dua nama yang diajukan, yaitu Solikin M. Juhro dan M. Anwar Bashori.
Dengan berbagai langkah yang direncanakan, Destry Damayanti menunjukkan komitmen yang kuat dalam meningkatkan pengawasan lalu lintas devisa. Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi dan teknologi yang mendukung, diharapkan BI dapat menciptakan sistem yang lebih transparan dan akuntabel, demi menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.
➡️ Baca Juga: Produksi Handheld Gaming Ayaneo Dihentikan Akibat Biaya Pembuatan yang Tinggi
➡️ Baca Juga: Liverpool vs Tottenham: Strategi Arne Slot untuk Atasi Krisis Tim Spurs yang Parah




