Super scatter mengusung konsep grafis dinamis dengan tampilan modern

PGSoft berikan bagi-bagi bonus cosmic lightning parade dengan sensasi baru

Super scatter bagikan hadiah kemerdekaan scatter prosper adventure dengan peluang menarik

Transformasi teknologi global mahjong ways membantu memahami studi evolusi big data berbasis ai

Starlight princess menggabungkan unsur bintang dan fantasi

Starlight princess dan perjalanan popularitasnya di komunitas mbg

PGSoft berikan bagi-bagi bonus eternal lightning parade dengan sensasi baru

Ulasan slot online playtech dengan variasi pola dan server teruji

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus zeus star adventure dengan hadiah berlimpah

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden glory adventure dengan hadiah berlimpah

Super scatter hadirkan bagi-bagi kejutan lucky jewel path dengan hadiah melimpah

Super scatter mengusung tampilan cerah dengan konsep grafis yang dinamis

Starlight princess menyuguhkan pemandangan galaksi dengan gaya fantasi

Ulasan teknis mengapa game grid sangat populer

PGSoft berikan bagi-bagi bonus ruby lightning parade dengan sensasi baru

Wild Bounty hadirkan bagi-bagi kejutan lucky glory parade dengan kejutan istimewa

Slot online tawarkan bagi-bagi bonus golden star adventure dengan hadiah berlimpah

Wild Bandito dan pengalaman bermain yang dibagikan komunitas mbg

slot depo 10k slot depo 10k
Bareskrim PolriBeritaPandji PragiwaksonoPolemik Materi KomediRambu SoloSidang Adat TorajaStand Up Comedy

Pandji Pragiwaksono Menyatakan Sidang Adat Toraja yang Dijalani Sah dan Legitimate

Komika Pandji Pragiwaksono mengungkapkan bahwa proses sidang adat yang ia jalani di Toraja, terkait kontroversi materi stand-up comedy-nya, adalah mediasi yang sah dan legitimate. Pernyataan tersebut disampaikan Pandji setelah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Senin, 9 Maret 2026.

Proses sidang adat Toraja yang berlangsung tersebut telah mendapatkan legitimasi yang kuat.

Pandji Pragiwaksono menjelaskan bahwa legitimasi sidang adat tersebut bersumber dari kehadiran berbagai pihak dalam mediasi. Ia menekankan bahwa acara tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 32 wilayah adat di Toraja.

“Ketika saya menjalani sidang adat di sana, itu adalah bentuk mediasi yang sangat legitimate karena dihadiri oleh perwakilan dari 32 wilayah adat. Semua wilayah adat di Toraja memiliki perwakilan, dan tujuh hakim ketua juga hadir. Proses mediasi ini dapat dikatakan sah dan legitimate karena komprehensif,” tutur Pandji.

Dalam kesempatan yang sama, Pandji juga membagikan rincian mengenai pemeriksaan yang ia jalani di Bareskrim Polri. Ia mengungkapkan bahwa penyidik sempat menanyakan tentang kehadirannya dalam sidang adat tersebut. Selama pemeriksaan, Pandji menghadapi sekitar 17 pertanyaan.

“Kalau tidak salah, ada sekitar 17 pertanyaan,” jelas Pandji, menambahkan bahwa tidak semua pertanyaan berkaitan langsung dengan proses sidang adat yang telah ia laksanakan.

Pandji menjelaskan bahwa sidang adat tersebut membahas beragam aspek, termasuk peristiwa yang memicu polemik serta kesepakatan yang dihasilkan oleh kedua belah pihak. Ia juga menekankan bahwa kedua pihak terlibat telah saling meminta maaf.

Bagi Pandji, pengalaman ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga. “Saya bersyukur karena diberi kesempatan untuk bertemu dengan masyarakat adat. Menurut saya, pengalaman di Toraja adalah salah satu momen yang sangat berkesan, melalui proses sidang yang adil dan demokratis, serta senang bisa terlibat dalam tradisi yang telah ada selama ribuan tahun,” ungkapnya.

Meskipun Pandji belum mengetahui apakah ia akan dipanggil kembali untuk pemeriksaan lanjutan, ia menyatakan kesiapannya untuk mengikuti seluruh proses hukum yang ada. Sebelumnya, ia telah memenuhi panggilan penyidik untuk pertama kalinya pada Senin, 2 Februari 2026.

Kasus ini bermula dari laporan yang diajukan oleh Aliansi Pemuda Toraja kepada Bareskrim Polri pada bulan November 2025. Laporan tersebut terkait dengan materi komedi yang ditampilkan Pandji dalam pertunjukan “Messake Bangsaku” pada tahun 2013. Materi yang dianggap menyinggung tradisi pemakaman adat Toraja, Rambu Solo, dinilai merendahkan adat istiadat masyarakat Toraja dan memicu pelaporan ke pihak kepolisian.

Informasi lengkap mengenai pernyataan Pandji Pragiwaksono terkait legitimasi sidang adat Toraja ini dapat diakses lebih lanjut.

➡️ Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Meningkatkan Keseimbangan Energi Fisik dan Mental Harian Anda

➡️ Baca Juga: Kabupaten Serang Selesaikan Isu Terkait Lahan SDN Inpres Cikeusal Secara Definitif

Related Articles

Back to top button